Hany Seviatry: Semangat Mengembangkan Berbagai Bisnis


Hany Seviatry menjadi istri dari pebisnis Helldy Agustian harus ikut turun tangan menanggani keuangan dari berbagai perusahaan yang dikembangkan. Ia ikut terlibat sejak 2003 hingga saat ini.

Setidaknya lebih dari lima perusahaan yang ditanganinya bersama sang suami, seperti PT Sumber Mata Air Ciapus yang didirikan pada 2003. Perusahaan ini bergerak dalam bidang penyediaan air tangki. Setelah berkembang, ia men-drop air isi ulang. Dari usaha ini, sekarang ia berhasil mengembangkan enam depot air dan memiliki enam mobil tangki. Berbagai air ini menyuplai wilayah Serang, Pandeglang, dan Cilegon. “Alhamdulillah, terus berkembang,” katanya.

Pada 2007, ia mendirikan pabrik air minum dengan merek The Banten yang berlokasi Anyer. Pada 2008, ia juga mengembangkan bisnis di bidang otomotif dengan membuka showroom mobil bekas Fourty dan 3G Mobilindo di Cilegon. Ia juga mengembangkan perumahan Puri Cibeber yang mengadopsi sistem cluster. Pada 2014 ini, ia mengembangkan dua bisnis baru yakni radio dan Batik Krakatoa Cilegon di Kedaleman, Cibeber, Kota Cilegon, sejak Februari lalu.

Hany sendiri awalnya tidak ikut terlibat dalam perusahaan yang dijalani, tapi seiring waktu ia merasa perlu untuk ikut terlibat agar perusahaan bisa berkembang dengan baik. "Dulu pernah dijalankan orang lain, tapi administrasinya berantakan dan malah jadi banyak hutang," kata kelahiran Jombang, 6 Juli 1970 ini.

Setelah beberapa tahun berkecimpung di dunia bisnis membuatnya terbiasa. Meskipun awalnya terasa berat, tapi sekarang semakin menikmati dunia bisnis. Berbagai bisnis yang dijalankan juga bertujuan memberdayakan masyarakat sekitar dan mengurangi pengangguran sehingga membantu program pemerintah. Salah satunya dengan kehadiran Batik Krakatoa Cilegon yang bertujuan meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat sekitar.     "Alhmadulillah, ibu-ibu di sekitar Batik Krakatoa Cilegon punya kesibukan baru," kata alumni Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila ini.

Kehadiran usaha baru Batik Krakatoa Cilegon ini berawal dari kebiasaan suami yang mengenakan batik dalam berbagai kesempatan. Sebagai keturunan Solo, ia berpikir untuk mengembangkan usaha batik dengan motif khas Cilegon. Ia mendatangi salah satu rekan yang memiliki usaha batik di Marunda, Jakarta Utara. "Saya bertukar pikiran dan akhirnya buka usaha batik dengan memanggil instruktur dari Cirebon," kata ibu tiga anak ini.

Ia juga memberikan pelatihan gratis membatik bagi warga sekitar Batik Krakatoa. Ke depannya wilayah pelatihan ini akan terus diperluas sehingga semakin banyak ibu-ibu yang diberdayakan. “Semakin banyak ibu-ibu yang bisa membatik, akan semakin bagus karena bisa menjadi penghasilan bagi mereka,” katanya.

Ia berharap berbagai usaha yang dijalankan bisa berkembang dan bermanfaat bagi para karyawan yang terlibat di dalamnya. “Semoga diberikan keberkahan dan lancar selalu,” harapnya.

Kesibukan Hany Seviatry dalam menanggani berbagai perusahaan, tidak membuatnya lupa akan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga yang harus mengurus suami dan ketiga buah hatinya. “Sesibuk apapun, keluarga tetap nomor satu,” katanya.

Sebagai ibu rumah tangga dan istri, ia selalu menyempatkan diri untuk mengurus segala keperluan anak-anak terutama sebelum berangkat sekolah. “Menyiapkan bekal untuk anak-anak dan saya berangkat ke kantor kalau anak-anak dan suami pergi beraktivitas,” katanya.

Source : http://www.radarbanten.com/read/berita/40/17426/Hany-Seviatry-Semangat-Mengembangkan-Berbagai-Bisnis.html


You May Also Like

0 komentar